Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Friday, 10 July 2026
RN
KABUPATEN ROTE NDAO
Situs Resmi Pemerintah
Umum • 17 June 2026

Hadapi Delapan Ancaman Bencana, Rote Ndao Finalisasi Kajian Risiko Bencana 2026–2030

✍️ 1 👁️ 2 views
Hadapi Delapan Ancaman Bencana, Rote Ndao Finalisasi Kajian Risiko Bencana 2026–2030
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat upaya mitigasi dan penanggulangan bencana dengan menyusun Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Tahun 2026–2030. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi delapan jenis ancaman bencana yang berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao.
Kegiatan Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Tahun 2026–2030 di Hotel Videsi. Kegiatan Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Tahun 2026–2030 di Hotel Videsi.
  Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Konsultasi Publik Rancangan Akhir Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026–2030 yang berlangsung di Hotel Videsi, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Rote Ndao yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Rote Ndao, Petson Hangge, S.Sos. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Petson Hangge disampaikan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah membutuhkan penataan dan perencanaan yang matang, terarah, dan terpadu sebagai landasan yang kuat dalam pelaksanaannya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) yang bertujuan untuk menilai kemungkinan ancaman bencana di daerah serta menjadi dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan penanggulangan bencana. "Dalam rangka penguatan sistem penanggulangan bencana di daerah, dokumen Kajian Risiko Bencana menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan penanggulangan bencana yang melibatkan seluruh komponen, baik pemerintah, NGO, dunia usaha, masyarakat, media massa maupun akademisi," demikian kutipan sambutan tersebut. Dijelaskan pula bahwa Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026–2030 akan menjadi acuan utama dalam perencanaan penanggulangan bencana. Dokumen ini digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menganalisis kerentanan, serta menilai kapasitas wilayah dalam mengurangi dampak bencana. Kajian tersebut mencakup seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao yang terdiri dari 11 kecamatan dengan fokus pada delapan jenis ancaman bencana, yaitu cuaca ekstrem, banjir, gelombang pasang dan abrasi, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, tsunami, serta ancaman bencana lainnya yang berpotensi terjadi di wilayah tersebut.
Asisten Pembangunan dan Kesra saat membacakan sambutan Bupati Rote Ndao di Kegiatan Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Tahun 2026–2030 di Hotel Videsi. Asisten Pembangunan dan Kesra saat memberikan sambutan mewakili Bupati di Kegiatan Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Tahun 2026–2030 di Hotel Videsi.
Menurut Bupati dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Rote Ndao upaya pengurangan risiko bencana merupakan tanggung jawab bersama guna melindungi keselamatan jiwa masyarakat dan mengurangi kerugian akibat bencana. Oleh karena itu, kolaborasi dan partisipasi semua pihak sangat diperlukan dalam proses penyusunan dokumen ini. Di tengah keterbatasan keuangan daerah akibat efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong pembangunan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Siap Siaga NTT yang telah memfasilitasi kegiatan konsultasi publik tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPBD Kabupaten Rote Ndao beserta Sekretaris BPBD, Kasat Pol PP Kabupaten Rote Ndao, perwakilan Polres Rote Ndao yang diwakili Kasat Samapta IPTU Yohn F. Kotta, perwakilan Kodim 1627/Rote Ndao David L. Mooy, SH, serta Tim Koordinator Siap Siaga NTT . Selain itu, hadir pula perwakilan kelompok disabilitas, unsur perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam upaya penguatan sistem penanggulangan bencana di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Berita Terkait